style="text-align: center"

Jumaat, 5 Ogos 2011

SEBENARNYA KITA YANG DEGIL..

KITA YANG DEGIL,BUKAN ANAK-ANAK KITA...
                        


                           
 Model tak berbayar untuk blog ini....

Kita sering mencari keburukan anak -anak kita dan sering mengabaikan potensi -potensi diri yang ada dalam diri anak -anak  kita.
Budaya ini seolah -olah susah sebati dalam jiwa masyarakat.Bila ibu -bapa datang ambil report card di sekolah,soalan pertama yang sering di tanya oleh ibubapa ialah ,"apa masalah anak saya cikgu?","dia ada buat masalah tak kat sekolah?".Kalau masalahlah yang kita cari,masalahlah yang kita jumpa.
Biasalah anak kencing malam ,biasalah anak suka menconteng,percayalah kita tidak akan mampu menyelesaikan masalah anak -anak kita sampai kita mati.Inilah yang amat merugikan para ibubapa ,mereka sering cuba menyelesaikan masalah anak -anak mereka sedangkan masalah -masalah tersebut semua fitrah mereka.
Mereka mengabaikan potensi yang ada pada diri anak -anak mereka.Contoh,jika anak suka menconteng ,apa salahnya jika kita join sekaki,tanya apa yang dia lukis.Jika dia suka melukis gambar rumah,mungkin anak itu berpotensi untuk menjadi seorang pelukis plan yang berjaya .Siapa tahu ?.Kita puji lukisan  mereka.Akhirnya kita beri nasihat perbuatan menconteng dinding ini adalah salah.Beri mereka persoalan,apa perasaan mereka jika barang kesayangan mereka di conteng?
Jangan sibuk mencari masalah anak,carilah bakat,kelebihan dan potensi yang ada pada anak -anak kita dan  asahlah  bakat  yang ada pada -anak  kita  dengan cara yang betul.


Sumber:Muhamad Saidi Hamzah-mailbox kampus
Gambar:google image

Tiada ulasan:

Catat Ulasan